Polls
| Strategi Positioning pada Majalah Pernikahan (Studi Kasus terhadap Majalah Le Mariage) |
| Tuesday, 30 November 2010 10:28 |
|
ABSTRAK
THE POSTGRADUATE PROGRAMME OF SEKOLAH TINGGI ILMU KOMUNIKASI THE LONDON SCHOOL OF PUBLIC RELATIONS-JAKARTA
Nama : Dian Kusuma NIM : 00709022008 Judul : Strategi Positioning pada Majalah Pernikahan (Studi Kasus terhadap Majalah Le Mariage) Jumlah Halaman : 5 bab, 133 halaman, 7 gambar, 12 lampiran Referensi : 28 buku, 1 handouts, 1 jurnal, 8 majalah, 1 kamus, 4 situs web
Penelitian ini membahas mengenai strategi positioning pada majalah pernikahan dengan studi kasus terhadap majalah Le Mariage. Le Mariage merupakan salah satu majalah pernikahan di Indonesia yang memulai dirinya sebagai free magazine pada tahun 2004. Ia merupakan majalah pernikahan gratis pertama yang ada di Indonesia. Terbit setiap bulan dengan ukuran 18 x 24cm, Le Mariage didistribusikan di kota besar yang ada di Pulau Jawa dan Bali.
Pada awal tahun 2009, Le Mariage merubah konsep majalahnya menjadi konsep majalah komersial. Dengan jumlah halaman yang lebih tebal, konsep baru Le Mariage terbit setiap tiga bulan. Dari segi ukuran Le Mariage tetap mempertahankan ciri khasnya dengan saluran distribusi Pulau Jawa, Pulau bali dan Palembang. Jika sebelumnya Le Mariage telah dikenal sebagai majalah pernikahan gratis, maka saat ini Le Mariage harus mempunyai strategi baru agar target market maupun masyarakat dapat mengenal Le Mariage sebagai majalah jual tanpa menghilangkan ciri khas dari Le Mariage. Inlah yang menjadi latar belakang dari penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui positioning yang saat ini terbentuk di benak masyarakat mengenai Le Mariage beserta dengan positioning map majalah pernikahan. Selain itu untuk mengetahui gap antara positioning yang terbentuk dengan positioning yang ingin dicapai. Tujuan terakhir yaitu untuk mengetahui ketepatan strategi positioning yang dijalankan serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam tercapainya positioning yang diingjnkan. Pada penelitian ini, strategi akan dianggap tepat apabila positioning yang terbentuk dibenak masyarakat yang adalah pembaca dan klien pengiklan Le Mariage; sama dengan positioning yang ingin dicapai oleh perusahaan. Tetapi bila terdapat jarak antara positioning yang terbentuk dengan yang diinginkan, maka dengan adanya teori yang digabungkan dengan hasil wawancara diharapkan akan terlihat penyebab timbulnya jarak tersebut disertai dengan saran untuk menanggulanginya. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif, dengan menggunakan metode triangulasi yaitu menggunakan metode wawancara mendalam, tehnik proyektif, observasi serta penelaahan dokumentasi. Wawancara mendalam dilakukan terhadap pihak Le Mariage, pembaca serta klien pengiklan, sedangkan teknik proyektif hanya digunakan kepada pembaca. Observasi dilakukan pada saat berlangsungnya pameran dan dokumentasi yang ditelaah yaitu company profile, hasil survei beserta majalah Le Mariage edisi gratis dan komersial hingga majalah pesaing Le Mariage. Penelitian dilakukan dari bulan Januari – Maret 2010. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa terdapat jarak antara positioning yang terbentuk di benak masyarakat dengan positioning yang ingin dicapai perusahaan. Selain itu, strategi yang dijalankan Le Mariage untuk mencapai positioning yang diinginkan tidak maksimal sehingga banyak dari masyarakat yang belum sadar akan kehadiran Le Mariage. |