UKW – Uji Kompetensi Wartawan adalah pengakuan berbentuk sertifikat untuk diri sendiri dan Media massa yang akan mempekerjakan bahwa seseorang mampu untuk melakukan hal-hal yang ada dalam dunia jurnalistik.

Tingkatan/ Level dalam Uji Kompetensi Wartawan

  1. Level Muda
  2. Level Madya.
  3. Level Utama

Pada Hari Pers Nasional tahun 2010 di Palembang, Dewan Pers telah mencanangkan peningkatan kompetensi wartawan melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Seorang wartawan wajib memiliki sertifikat Wartawan  untuk menghadapi perkembangan zaman dan tuntutan masyarakat terhadap kualitas jurnalistik dan industri media massa. Dengan sertifikat ini, diharapkan para wartawan dalam melakukan tugasnya dapat menunjukkan kinerjanya secara professional.

Ruang Lingkup Sertifikasi

Ruang lingkup sertifikasi kompetensi pada LSP-LSPR memprioritaskan kepada sistem standard cluster.

Tujuan Standard Kompetensi Wartawan

  1. Memastikan kompetensi pengetahuan, keterampilan wartawan
  2. Menjadi acuan sistem evaluasi kinerja seorang wartawan dari perusahaan, lembaga, organisasi tempatnya bekerja.
  3. Menjaga dan meningkatkan harkat profesi wartawan
  4. Menghasilkan wartawan yang kompeten untuk msyarakat Indonesia.

Persyaratan Sertifikasi

Pelaksanaan asesmen atau uji kompetensi dilakukan dengan mengacu kepada persyaratan  administratif asesi sebagai berikut:

  1. Mengirikan CV, Portfolio kepada Admin LSP-LSPR.
  2. Menyiapkan daftar nama orang dan nomer telepon untuk uji jejaring
  3. Telah melakukan pembayaran untuk uji sertifikasi kepada bagian keuangan LSP-LSPR

Bentuk Ujian

Bentuk ujian dalam uji sertifikasi pada LSP-LSPR bersifat langsung yang terdiri dari:

  1. Uji tertulis
  2. Praktek: wawancara cegat, press confrence.
  3. Uji jejaring
  4. Dokumentasi hasil kerja
  5. Studi kasus
  6. Metode lain yang terkait